Jumat, 29 Januari 2016
Panduan Menanam Hidroponik
Bagi yang mempunyai hobi berkebun, cara hidroponik ini dapat menghilangkan stress. Tapi bagaimana ya cara membuat tanaman hidroponik? Jangan khawatir, pada artikel ini akan dibahas cara menanam hidroponik sehingga hasilnya bisa dikonsumsi oleh keluarga.
Sesuai namanya, hidroponik adalah cara bertanam menggunakan media air sehingga tidak memerlukan tanah atau area yang luas. Secara sederhana, hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi, bukan tanah. Hal ini membuat parameter seperti nutrisi, pengendalian hama, dan pencahayaan lebih mudah dikelola.
Hidroponik tidak memerlukan pemakaian herbisida dan pestisida beracun sehingga lebih ramah lingkungan dan sayuran yang dihasilkan pun akan lebih sehat. Bertanam dengan hidroponik akan menghasilkan tanaman berkualitas baik dan bebas kimia. yang pastinya sehat buat kita semua dan anak-anak.
Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama. Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi. Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.
Tanaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak memerlukan penyiraman sama sekali.
Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:
Alat:
- Botol plastik air mineral bekas,
- Gelas plastik bekas air mineral,
- Jerigen plastik bekas minyak goreng,
- Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
- Nutrisi hidroponik.
- Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah). Pilih yang paling mudah didapat.
Langkah-langkah cara membuat tanaman hidroponik
Hidroponik Wick dengan botol bekas :1. Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)
2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol
4. Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.
5. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.
6. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.
7. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.
8. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.
Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik
Bahan:- Pupuk Urea…………………………………………….1000 gr.
- Pupuk KCL …………………………………………… 1000 gr.
- Pupuk NPK …………………………………………… 1000 gr.
- Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ……………. 50 gr.
- Ember bervolume 20 Liter.
- Drum plastik bervolume 100 liter
- Timbangan digital
- Alat pengaduk
- Air sumur, air sungai,
- Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.
- Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
- Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan)
- Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
- Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
- Larutan Nutrisi siap digunakan.
- Saya sarankan mulai dari tanaman sayuran
dulu, yang lumayan cepat tumbuhnya, misal : sawi, cabe, tomat, selada,
bayam, kacang…dll
Nah dengan gambaran di atas tentunya anda mendapat inspiratif
membuatnya di rumah…cocok buat kita yang hidup di perkotaan ala urban
ayo kita bikin rumah kita sejuk, dan sehat dengan berkebun ala hidroponik, selain mudah, hemat, sehat, anti globalwarming
Buah Naga Dalam Pot
Jika
anda ingin menikmati buah naga secara gratis, atau menanmnya dalam
jumlah yang kecil. Itu mudah saja, anda bisa saja menanamnya dipot.
Selain anda bisa menikmati buahnya, buah naga ini juga akan menghiasi
rumah nada. Kelebihan yang lain adalah tanaman ini bisa anda
pindah-pindah sesuai keinginan anda.
1. Menyiapkan Pot
Anda
bisa menggunakan berbagai jenis pot dari bahan semen, plastic, tanah
liat atau drum bekas yang dipotong. Tetapi menurut pengalaman, pot dari
bahan tanah liat adalah yang paling ideal karena tanaman buah naga
membutuhkan perubahan suhu yang drastic dari siang ke malam dalam proses
pembungaan. Ukuran pot yang digunakan semakin besar semakin baik,
minimal berdiameter sekitar 40cm.
2. Menyiapkan Tiang Panjatan
Tanaman
buah naga membutuhkan tiang panjatan untuk menopang supaya tidak roboh.
Nantinya tiang ini akan dililit akar udara dan akan menopang beberapa
cabang produksi yang berat yang tentu saja perlu dipilih dari bahan yang
kuat tetapi juga perlu diperhatikan jangan sampai pot tidak bisa
menahan beban berat tiang panjatan.
Sebaiknya
tiang panjatan dibuat dari besi beton berdiameter 8-10 cm, atau balok
kayu yang kuat dan tahan lama karena usia buah naga yang bisa mencapai
puluhan tahun. Tinggi tiang antara 150-200 cm disesuaikan dengan besar
pot. Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat agar nantinya bisa
kuat dan tidak mudah goyah. Untuk tiang dari besi beton, bagian yang
terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Untuk
bagian atas tiang diberi piringan yang berbentuk seperti stir mobil yang
berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.
![]() | |
3. Media Tanam
Setelah
pot dan tiang panjatan sudah selesai disiapkan, selanjutnya adalah
menyiapkan media tanam. Bahan-bahannya adalah pasir, tanah, pupuk
kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Anda juga bisa
menambahkan bubuk batu bata merah secukupnya dan dolomit (kapur
pertanian) sebanyak 100 g dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut.
Kemudian media tanam disiram dengan air hingga kondisi jenuh dan
dibiarkan selama sehari semalam.
Bibit
sebaiknya dipilih yang besar, dari batang tua yang berwarna hijau tua
keabuan dan bebas dari penyakit. Idealnya panjang bibit yang ditanam
minimal 30 cm. Selanjutnya bibit ditanam disekitar tiang panjatan dengan
kedalaman 10 cm, jangan terlalu dalam karena akan mengakibatkan
pertumbuhan yang kurang bagus. Setelah ditanam media tanam ditekan-tekan
agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan
air dan diletakkan ditempat terbuka tidak ternaungi yang terkena sinar
matahari langsung.
Pemeliharaan
tanaman buah naga yang ditanam di pot tidak jauh beda dengan buah naga
yang ditanam dikebun yaitu meliputi pemupukan, penyiraman dan
pemangkasan cabang yang tidak diperlukan ( untuk lebih lengkapnya bisa
dibaca di http://www.buahnaga.us ) .Selain itu, yang perlu diperhatikan
adalah tanaman dipastikan menempel dengan baik pada tiang panjatan dan
tidak roboh, oleh karena itu perlu dilakukan pengikatan batang buah naga
pada tiang dengan menggunakan tali atau kawat dengan bentuk ikatan
seperti angka ‘8’ tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak batang
atau cabang seiring pertumbuhannya yang semakin membesar.
![]() |
CARA MENANAM BUAH NAGA DI POT
Cukup mudah bukan, silahkan anda mencoba di halam rumah anda. Semoga berhasil !!!
Tanam Padi Ala Jepang
Saat ini telah ada teknologi canggih untuk menanam padi yang ada di negara Jepang,
sebagaimana video yang telah diunggah di youtube. Video singkat
tersebut menerapkan teknologi canggih yang bertujuan untuk membantu petani yang ada dijepang dalam kaitannya mendapatkan hasil padi
yang memiliki mutu tinggi.
Sementara itu dalam web resmi yang dimiliki oleh kementerian pertanian serta kehutanan dan juga perikanan Jepang menyatakan bahwa hasil beras yang nikmat tergantung pada manusia, iklim dan juga teknologi yang digunakan. Negara Jepang merupakan salah satu negara yang menjadikan padi sebagai makanan utamanya. Sementara itu untuk penanaman padi sendiri, negara Jepang sudah melakukannya sekitar 2500 tahun silam.
Negara Jepang memang memiliki iklim yang cukup bagus, sehingga sangat cocok jika digunakan untuk menanam padi. Sementara itu saat ini teknologi semakin maju sehingga hal ini juga menjadikan tanaman padi memiliki kualitas yang tinggi dan juga model penanamannya memberikan keindahan tersendiri. Selain itu Jepang dalam melakukan penanaman padi selalu memperhatikan informasi cuaca yang ada. Sehingga tidak heran jika Jepang merupakan negara penghasil beras dengan kualitas yang sangat tinggi.
Penanaman padi yang dilakukan oleh masyarakat Jepang selalu memperhatikan kualitas dari hasil yang diperoleh. Dukungan iklim yang mumpuni ini juga merupakan faktor utama keberhasilan Jepang dalam menghasilkan beras kualitas tinggi.
Sementara itu untuk hasil dari panenan padi tersebut, masyarakat Jepang selalu menyimpannya di tempat yang sejuk. Padi ini disimpan di bawah 15 derajat celcius. Sehingga padi ini akan selalu bisa segar, begitupun saat melakukan pengemasan padi-padi ini juga akan dikemas dalam kemasan kecil untuk bisa selalu terjaga kesegarannya.
Dengan teknologi baru yang dimiliki oleh Jepang dalam menanam padi, maka hal ini tentu bisa dipraktekkan di indonesia. Padi yang dimiliki oleh negara jepang memang berbeda jauh di indonesia jika dilihat dari kualitasnya. Untuk itu teknologi canggih tersebut memang cukuplah berperan penting dalam kaitannya kualitas padi yang dihasilkan.
Sementara itu dalam web resmi yang dimiliki oleh kementerian pertanian serta kehutanan dan juga perikanan Jepang menyatakan bahwa hasil beras yang nikmat tergantung pada manusia, iklim dan juga teknologi yang digunakan. Negara Jepang merupakan salah satu negara yang menjadikan padi sebagai makanan utamanya. Sementara itu untuk penanaman padi sendiri, negara Jepang sudah melakukannya sekitar 2500 tahun silam.
Negara Jepang memang memiliki iklim yang cukup bagus, sehingga sangat cocok jika digunakan untuk menanam padi. Sementara itu saat ini teknologi semakin maju sehingga hal ini juga menjadikan tanaman padi memiliki kualitas yang tinggi dan juga model penanamannya memberikan keindahan tersendiri. Selain itu Jepang dalam melakukan penanaman padi selalu memperhatikan informasi cuaca yang ada. Sehingga tidak heran jika Jepang merupakan negara penghasil beras dengan kualitas yang sangat tinggi.
Penanaman padi yang dilakukan oleh masyarakat Jepang selalu memperhatikan kualitas dari hasil yang diperoleh. Dukungan iklim yang mumpuni ini juga merupakan faktor utama keberhasilan Jepang dalam menghasilkan beras kualitas tinggi.
Sementara itu untuk hasil dari panenan padi tersebut, masyarakat Jepang selalu menyimpannya di tempat yang sejuk. Padi ini disimpan di bawah 15 derajat celcius. Sehingga padi ini akan selalu bisa segar, begitupun saat melakukan pengemasan padi-padi ini juga akan dikemas dalam kemasan kecil untuk bisa selalu terjaga kesegarannya.
Dengan teknologi baru yang dimiliki oleh Jepang dalam menanam padi, maka hal ini tentu bisa dipraktekkan di indonesia. Padi yang dimiliki oleh negara jepang memang berbeda jauh di indonesia jika dilihat dari kualitasnya. Untuk itu teknologi canggih tersebut memang cukuplah berperan penting dalam kaitannya kualitas padi yang dihasilkan.
Budidaya Pepaya California
Ladang atau tegalan adalah areal
persawahan yang terletak didekat desa dan biasanya tidak banyak mendapat
akses ke sumber air yang besar sehingga sepanjang tahun yang dominan
terjadi adalah sawah menjadi kering dan hanya ada air saat hujan turun
dimusim hujan. Ladang sangat tidak cocok untuk ditanami padi yang
biasanya ditanam diareal persawahan oleh sebab itu ladang tidak
produktif untuk padi.
Pepaya Alternatif Lahan Ladang
Sebagai alternatif memanfaatkan ladang
maka cara bercocok tanam yang baik untuk ladang adalah tanaman pepaya.
Pepaya adalah salah satu tumbuhan buah yang berasal dari negara tropis
seperti Indonesia, thailand, dan Amerika bagian selatan. Pepaya adalah
buah yang berwarna kuning sampai oranye kemerah-merahan sampai merah tua
dan rasanya manis serta buahnya agak kenyal.
Budidaya Pepaya Mudah dan Produktif
Pepaya sudah sangat umum untuk
dibudidayakan karena cara budidaya pepaya sangat mudah dan tidak
membutuhkan terlalu banyak perlakuan. Yang perlu dilakukan dalam teknik
budidaya pepaya adalah pemilihan bibit yang unggul. Dipasaran, yang
paling laris dibeli oleh konsumen adalah pepaya california. Pepaya jenis
ini termasuk pepaya unggul yang produktifitasnya sangat tinggi.
Satu pohon pepaya jenis california mampu menghasilkan 10-20 buah pepaya
yang selalu bertambah setiap minggu. Pepaya jenis ini bisa dipanen
setelah 7 bulan atau setelah pohon tingginya sekitar 2 meter.
Pepaya California
Pohon pepaya california selain unggul
dalam jumlah buah disetiap pohon juga unggul dalam rasa dan warna.
Pepaya jenis ini mempunyai jenis daging buah tebal, berbentuk lonjong,
kulitnya tebal, dan buah berwarna kuning. Sementara rasanya sangat
manis dan buahnya kenyal. Pepaya jenis california sangat mudah ditanam
dan teknik menanam pepaya ini sangat mudah dan tidak membutuhkan belajar
yang khusus. Ada banyak tips yang bisa anda dapatkan dari berbagai
majalah pertanian dan juga internet untuk mengetahui cara menanam pepaya
california ini.
Prospek Keuntungan Menanam Pepaya
Prospek keuntungan yang akan anda
dapatkan ketika memanfaatkan ladang anda untuk menanam pepaya california
adalah 4 kali panen dalam sebulan dan sekali panen bisa menghasilkan 2
ton/hektar. Prospek penjualan pepaya jenis ini juga masih sangat terbuka
lebar karena raja pepaya sebelumnya yaitu pepaya Thailand atau pepaya
bangkok sudah menurun karena adanya degradasi kualitas dan mutu. Saat
ini yang merajai buah dipasaran adalah buah california. Jika satu kilo
pepaya california dihargai 4 ribu rupiah dan 1 buah pepaya bisa seberat
2-3 Kg maka hitung sendiri prospek keuntungan anda setiap bulan.
Produktifitas Pepaya California
Pohon pepaya california ini bisa tetap
berbuah sepanjang tahun dan anda akan bisa tetap memanen buah secara
produktif selama 2-3 tiga tahun dan setelahnya hasil pepaya akan
berkurang cukup drastis. Namun anda bisa menangainya dengan cara tambal
sulam atau mengganti tanaman yang sudah tidak produktif dengan pohon
pepaya baru. Namun sebelum anda bisa membayangkan berkipas-kipas dengan
uang hasil menjual pepaya california maka anda harus menanamnya terlebih
dahulu.
Proses Penanaman Pepaya California
Untuk menanam pohon
pepaya california maka yang perlu anda lakukan pertama kali adalah
mengolah lahan yang akan dipergunakan untuk menanam pepaya california
ini. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat mulai menanam
yaitu iklim. Iklim sangat berpengaruh pada pertumbuhan pepaya
unggul ini. Angin yang cukup namun tidak terlalu kencang mutlak
diperlukan untuk penyerbukan tanaman dan curah hujan yang cukup sangat
diperlukan namun yang paling penting adalah kualitas tanah yang termasuk
kandungan zat hara serta tingkat keasamannya. Tanah diolah dengan cara
dilobangi dalam bentuk kotak dengan ukuran 200cmx250cm dan kemudian
diberi pupuk kandang serta dibiarkan terbuka selama seminggu agar
terkena sinar matahari sehingga bakteri mati.
Pembibitan Pepaya California
Untuk pembibitan, maka anda bisa membeli
bibit dari toko pertanian atau anda membuat bibit sendiri dari pepaya
california yang besar, sehat dan bagus. Selain itu jika anda telaten,
anda bisa melakukan pembibitan dengan cara okulasi. Cara tanam bibit
yang berupa biji harus disemai dahulu dan sebelumnya harus direndam
dalam larutan fungisida benomyl dan thiram dan kemudian disemai dalam
polybag. Tunggu bibit sampai tunbuh tunas dan setelah 60 hari, bibit
bisa ditanam di kotak-kotak yang sudah disiapkan.
Pemeliharaan Pepaya California
Setelah penanaman maka pemeliharaan
sangat penting. Pastikan dibawah pohon pepaya tersebut tidak terdapat
rumput yang menjadi hama. Lakukan teknik bertanam yang standar seperti
anda sedang bertanam pohon lainnya. Pemupukan sangat penting dan
sebaiknya dipergunakan pupuk kandang yang kandungan nitrogennya tinggi.
Pendangiran serta penyiangan juga mutlak diperlukan untuk menaikkan
kualitas bunga yang akan dihasilkan oleh pohon pepaya tersebut agar buah
menjadi besar. Jika anda bisa memanfaatkan ladang dengan cara budidaya
pepaya california maka ladang yang tidak produktif menjadi sangat
produktif dan bahkan menghasilkan keuntungan yang sangat menggiurkan
jika anda melakukannya dengan tekun.
Langganan:
Postingan (Atom)









